SUMBER, KABUPATEN CIREBON – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon menyelenggarakan rapat expose strategis mengenai evaluasi dan Perubahan Kegiatan Program Kebijakan I untuk dokumen perencanaan daerah. Agenda penting yang berlangsung di Aula Rapat Disbudpar ini dipimpin langsung oleh Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon, Fajar Sutrisno, S.Si., serta dihadiri oleh Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Cirebon, Ibu Saniri, S.Si., Apt., M.H.
Rapat koordinasi dan asistensi lintas sektor ini digelar untuk mematangkan tahapan penyusunan perencanaan pembangunan. Langkah restrukturisasi ini secara resmi diajukan melalui Nota Dinas Nomor 000.7.2.3/8/Sekret yang ditujukan langsung kepada Bupati Cirebon, demi menjamin program pariwisata dan kebudayaan ke depan berjalan lebih efektif, akuntabel, serta tepat sasaran.
Dalam paparannya, Kepala Disbudpar Cirebon, Fajar Sutrisno, S.Si., menyampaikan dinamika perubahan kegiatan program prioritas daerah. Langkah pemetaan ulang ini menitikberatkan pada rasionalisasi beberapa agenda festival besar yang kemudian dialihkan guna memenuhi kebutuhan mendesak, terutama pemeliharaan fasilitas fisik kebudayaan dan penyediaan sarana penunjang kinerja pelayanan publik.
16 Program Prioritas dalam Kebijakan I
Berdasarkan hasil pemaparan dokumen expose, terdapat 16 program prioritas utama dalam Program Kebijakan I yang diselaraskan bersama Bapperida Kabupaten Cirebon:
- Festival Pesisir dan Jalur Rempah Cirebon
- Cirebon Islamic Culture dan Heritage Festival
- Penyusunan Riparkab (Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten)
- Pembinaan SDM Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata)
- Pengembangan Kawasan Wisata
- Cirebon Batik Fashion
- Cirebon Creative City
- Cirebon Cultural World Expo
- Tuan Rumah Mojang Jajaka Jawa Barat
- Kolaborasi Event Bersama TV Nasional
- Rehabilitasi Gedung Kesenian Gegesik
- Rehabilitasi Gedung Kantor dan Aula Rapat
- Pengadaan Peralatan dan Mesin Lainnya (Gedung Kesenian, Kantor Dinas, dan Ruang Kreasi)
- Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor (Gedung Kesenian, Kantor Dinas, dan Ruang Kreasi)
- Pengadaan Meubel (Gedung Kesenian, Kantor Dinas, dan Ruang Kreasi)
- Ajang Pencarian Bakat Duta Wisata (Nok Kacung)
Sinergi Perencanaan yang Akuntabel
Melalui pemaparan tersebut, terlihat komitmen Disbudpar untuk menguatkan ekosistem pariwisata dari hulu ke hilir. Selain merasionalisasi pagu kegiatan festival (seperti Cirebon Creative City dan Cirebon Cultural World Expo) , dinas mengalihkan fokusnya pada penguatan infrastruktur dasar dan fasilitas kesenian demi memberikan ruang ekspresi yang lebih layak bagi para pelaku seni di Kabupaten Cirebon. Pengadaan meubel, peralatan mesin, hingga perbaikan aula serta gedung kesenian menjadi prioritas fisik yang dikejar. Di sisi lain, peningkatan kapasitas SDM dan pencarian bakat generasi muda melalui ajang pemilihan Nok Kacung tetap dipertahankan guna memperkuat sektor promosi wisata kreatif.
Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi dan SDA Bapperida Kabupaten Cirebon, Ibu Saniri, S.Si., Apt., M.H., memberikan asistensi penting terkait keselarasan program ini agar tetap berada di dalam koridor Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Pihak Bapperida menekankan pentingnya efisiensi program agar setiap belanja urusan pemerintah daerah benar-benar memberikan dampak langsung (outcome) yang dirasakan oleh masyarakat luas.
Melalui komunikasi dua arah yang berjalan transparan dan kolaboratif ini, diharapkan usulan dokumen perubahan kegiatan Program Kebijakan I tersebut dapat berjalan lancar pada tahapan verifikasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Langkah nyata ini menjadi pondasi kuat bagi kemajuan sektor kebudayaan dan pariwisata yang berbasis pada kekuatan lokal yang berkelanjutan di Kabupaten Cirebon. (Humas Disbudpar Kabupaten Cirebon)